Teman-teman yang berbahagia, pernah ga kalian membenci saudara kalian sendiri? Pasti pernah bukan? Trus apa sih yang membuat kalian membencinya? Apa karna dia cerewet? Manja? Ga nurut sama kalian? Coba deh kalian berfikir tentang kebaikan saudara kalian!
Bagaimana apakah saudara kalian masih seperti yang kalian bayangkan sebelumnya? Jika masih coba deh simak cerita berikut!
Adikku adalah orang yang sangat manja dan selalu mendapat
perhatian dari ibuku. Waktu aku kecil, aku sering memarahinya karena telah
merusak boneka ku. Dan dia pun menangis. Walaupun salah dan merusak boneka
kesayanganku ibu tetap tidak peduli akan itu. Dan dia juga memarahiku.
Beberapa
tahun kemudian kami tumbuh menjadi remaja menuju dewasa. Namun kelakuan adikku tidak
seperti orang dewasa seperti yang kalian pikirikan. Dia tetap tidak menuruti
perkataaanku. Dia selalu keluyuran bersama teman-temannya. Pulang malam lah,
mabuk, minum-minuman keras dan merokok, yang sebelumnya belum aku ketahui.
Bagaimanapun, dia adalah satu-satunya adikku, dan aku selalu menyayanginya. Dan
menggantikan posisi ibuku yang selalu menjaganya.
Hingga
suatu hari dia mencuri uang dari dompetku yang sedang krisis dan hanya karena
berfoya-foya bersama teman-temannya di sebuah tempat DUGEM yang aku juga tidak
tau arti istilah itu. Aku pun mencari tau diamana tempat itu, dan aku melihat
adikku sedang mabuk. Kemudian aku menamparnya dan berkata " Mengapa kau
tidak pernah mengerti kita sedang kritis, ibu telah meninggal, dan aku berusaha
sebisa mungkin agar kita tetap bisa makan! Cobalah untuk mengerti. Berhentilah
berfoya-foya!" Dia pun menyanggah ku dengan nada keras "Oh... kau
ingin mengatur hidupku? Menyalahkan atas cancer yang diderita ibu?" Aku
pun lagi menamparnya atas apa yang dia katakan padaku.
Setelah
kejadian malam itu, aku terkena cancer seperti ibuku. Dokter mengatakan
kepadaku bahwa aku harus mendapat perawatan rutin agar tidak merambat ke organ
penting tubuhku. Aku tak pernah memikirkan penyakit ini. Aku hanya berfikir
apakah adikku bisa mandiri jika aku mati nanti?
Cancer
telah merambat ke seluruh bagian tubuhku. Tubuhku melemah. Rmbutku mulai
menghilang sedikit demi sedikit. Hari-hariku mulai menjauh dari diriku. Adikku
sudah mulai mencurigaiku. Hingga suatu hari dia bertanya kepadaku, " Kau
sedang sakit?" Aku pun menjawab "Hanya masuk angin, tadi malam telat
makan." Kemudian dia semakin mencurigaiku dan membuka handuk yang aku
balutkan di kepalaku. Dia sangat terkejut melihat sudah tidak ada rambut di
kepalaku. Adikku tertegun dan langsung memelukku menangis, sambil berkata,
"Jangan tinggalkan aku kak...kau harus bertahan, aku akan menjagamu kak,
biarkan aku merawatmu." Aku pun membalas pelukannya dan hanya bisa
menangis.
Setelah
adikku tau aku menderita cancer, dia tak pernah keluyuran dan selalu
menyemangatiku untuk sembuh. Dia merwatku seperti aku merawatnya ketiak ia
masih kecil. Aku akan menyusul ibuku dan aku harap dia tumbuh menjadi gadis
yang selalu membangggakan.
Nahh itulah teman-teman cerita tentang saudara kita yang mungkin kita pandang sangat menjengkelkan. Kalau belum paham cerita yang saya tulis, bisa view aja video DISINI atau dibawah ini
Semoga menginspirasi ;))))
Oh iya, tolong beri rating untuk blog saya di commnent ya
0-10 Sangat Jelek
11-50 Jelek
51-70 Cukup
71-80 Good
81-100 Excellent

75
BalasHapus79
BalasHapus77
BalasHapusNicee
BalasHapus79,9
BalasHapus