Halaman

Kamis, 26 April 2018

Sister - Saudara Perempuan

Bonjour !
 
     Teman-teman yang berbahagia, pernah ga kalian membenci saudara kalian sendiri? Pasti pernah bukan? Trus apa sih yang membuat kalian membencinya? Apa karna dia cerewet? Manja? Ga nurut sama kalian? Coba deh kalian berfikir tentang kebaikan saudara kalian!

Bagaimana apakah saudara kalian masih seperti yang kalian bayangkan sebelumnya? Jika masih  coba deh simak cerita berikut!


        Adikku adalah orang yang sangat manja dan selalu mendapat perhatian dari ibuku. Waktu aku kecil, aku sering memarahinya karena telah merusak boneka ku. Dan dia pun menangis. Walaupun salah dan merusak boneka kesayanganku ibu tetap tidak peduli akan itu. Dan dia juga memarahiku.
Beberapa tahun kemudian kami tumbuh menjadi remaja menuju dewasa. Namun kelakuan adikku tidak seperti orang dewasa seperti yang kalian pikirikan. Dia tetap tidak menuruti perkataaanku. Dia selalu keluyuran bersama teman-temannya. Pulang malam lah, mabuk, minum-minuman keras dan merokok, yang sebelumnya belum aku ketahui. Bagaimanapun, dia adalah satu-satunya adikku, dan aku selalu menyayanginya. Dan menggantikan posisi ibuku yang selalu menjaganya.
Hingga suatu hari dia mencuri uang dari dompetku yang sedang krisis dan hanya karena berfoya-foya bersama teman-temannya di sebuah tempat DUGEM yang aku juga tidak tau arti istilah itu. Aku pun mencari tau diamana tempat itu, dan aku melihat adikku sedang mabuk. Kemudian aku menamparnya dan berkata " Mengapa kau tidak pernah mengerti kita sedang kritis, ibu telah meninggal, dan aku berusaha sebisa mungkin agar kita tetap bisa makan! Cobalah untuk mengerti. Berhentilah berfoya-foya!" Dia pun menyanggah ku dengan nada keras "Oh... kau ingin mengatur hidupku? Menyalahkan atas cancer yang diderita ibu?" Aku pun lagi menamparnya atas apa yang dia katakan padaku. 
Setelah kejadian malam itu, aku terkena cancer seperti ibuku. Dokter mengatakan kepadaku bahwa aku harus mendapat perawatan rutin agar tidak merambat ke organ penting tubuhku. Aku tak pernah memikirkan penyakit ini. Aku hanya berfikir apakah adikku bisa mandiri jika aku mati nanti? 
Cancer telah merambat ke seluruh bagian tubuhku. Tubuhku melemah. Rmbutku mulai menghilang sedikit demi sedikit. Hari-hariku mulai menjauh dari diriku. Adikku sudah mulai mencurigaiku. Hingga suatu hari dia bertanya kepadaku, " Kau sedang sakit?" Aku pun menjawab "Hanya masuk angin, tadi malam telat makan." Kemudian dia semakin mencurigaiku dan membuka handuk yang aku balutkan di kepalaku. Dia sangat terkejut melihat sudah tidak ada rambut di kepalaku. Adikku tertegun dan langsung memelukku menangis, sambil berkata, "Jangan tinggalkan aku kak...kau harus bertahan, aku akan menjagamu kak, biarkan aku merawatmu." Aku pun membalas pelukannya dan hanya bisa menangis. 
Setelah adikku tau aku menderita cancer, dia tak pernah keluyuran dan selalu menyemangatiku untuk sembuh. Dia merwatku seperti aku merawatnya ketiak ia masih kecil. Aku akan menyusul ibuku dan aku harap dia tumbuh menjadi gadis yang selalu membangggakan. 



Nahh itulah teman-teman cerita tentang saudara kita yang mungkin kita pandang sangat menjengkelkan. Kalau belum paham cerita yang saya tulis, bisa view aja video DISINI  atau dibawah ini

Semoga menginspirasi ;))))
Oh iya, tolong beri rating untuk blog saya di commnent ya
0-10 Sangat Jelek
11-50 Jelek
51-70 Cukup
71-80 Good
81-100 Excellent


5 komentar: